Rabu, 21 September 2016

TOPOLOGI JARINGAN BUS


Topologi Jaringan
Topologi jaringan merupakan Pola, gambar, flow chart, dan desain bagaimana jaringan tersebut dibuat berdasarkan atas kegunaan dan kebutuhan dalam pembuatan jaringan itu sendiri.


TOPOLOGI ibarat sebuah desain, itu artinya topologi merupakan desain awal dari sebuah jaringan komputer, dimana akan menjadi patokan utama dari para teknisi jaringan untuk membuat dan juga membangun sebuah jaringan komputer. Berikut ini adalah beberapa manfaat dan juga pentingnya penggunaan topologi jaringan kompter:
·         Untuk membantu mengidentifikasi hardware apa saja yang diperlukan dalam membuat suatu jaringan
·         Untuk mengestimasi biaya dari pembuatan jaringan
·         Untuk membantu pembuatan jaringan komputer agar menjadi leih baik da juga tepat sasaran
·         Mencegah terjadinya tumpang tindih fungsi dari komponen hardware pada sebuah jaringan


1. Topologi Bus
Description: https://i2.wp.com/1.bp.blogspot.com/_R7Dd-KCIGqs/R_9vq_OU3II/AAAAAAAAABw/5kj4aU6YX8U/s200/BUS.jpg

Perinsip Kerja : pengiriman data bertahap melalui komputer-koputer lain terlebih dahulu;
Kabel : mempunyai kabel utama (Back Bone);
Kecepatan : 10 Mbps;
Keuntungan:
– Mudah Menghubungkan dengan perangkat lain,
– Tidak membutuhkan kabel yang banyak,
– Cocok untuk skala jaringan yang kecil.
Kerugian:
– Jika Back Bone rusak maka jaringan akan terputus secara total.
– Memerlukan Repeater untuk LAN yang besar.


Hardware Untuk Menggunakan Topologi Bus
Dalam pengaplikasiannya, ada beberapa komponen yang dibutuhkan untuk membantu agar sistem jaringan komputer yang menggunakan topologi jaringan bus bisa bekerja dengan baik. Berikut ini adalah beberapa komponen pentingnya yang juga merupakan perangkat keras jaringan komputer wajib:
Server
Description: perangkat keras jaringan komputer - komputer serverServer merupakan hal wajib yang arus dimiliki oleh semua jaringan komputer, dari berbagai macam topologi. Server sendiri berfungsi untuk menyediakan data utama yang nantinya akan diteruskan kepada komputer – komputer klien atau user untuk memperoleh informasi tertentu. Server biasanya bekerja secara non-stop, dan bersisi database serta banyak data – data penting.
Maka dari itu, biasanya komputer server membutuhkan perlakuan khusu, agar tidak terjadi kegagalan pada jaringan komputer. Paling tidak, sebuah server harus ditempatkan pada lokas yang mudah dijangkau oleh teknisi, dan juga diletakkan pada ruangan yang memiliki pendinginan yang cukup agar tidak terjadi overheat.
Client atau user
Bus
Terminator
Itu adalah beberapa komponen penting yang harus anda perhatikan apabila anda ingin membangun suatu jaringan komputer yang menggunakan implementasi dari topologi bus di dalam wilayah anda.

Ciri – Ciri Penggunaan topologi bus pada jaringan komputer
Topologi bus memiliki beberapa ciri – ciri utama yang dapat kita identifikasi dalam suatu jaringan komputer. Berikut ini adalah beberapa ciri – ciri utama dari topologi jaringan bus dalam suatu jaringan komputer :
·         Menghubungkan antar kabel secara linear secara seri
·         Tidak menggunakan peralatan atau hardware aktif
·         Menggunakan conector tipe T
·      Dukungan teknis yang sangat jarang



Kekurangan Topologi Bus

Biasanya, penggunaan implementasi dari topologi bus sebagai dasar dari pembuatan suatu jaringan komputer saat ini sudah sangat jarang digunakan, karena topologi bus ini dinilai memiliki banyak kelemahan. Berikut ini adalah beberapa kelemahan dari topologi bus dalam pembentukan suatu sistem jaringan komputer yang telah dirangkum :

1.     Apabila laju transfer data tinggi, maka kinerja dari bus menjadi memburuk
Kelemahan dan juga kekurangan pertama dari sistem jaringan komputer yang menggunakan implementasi dari topologi jaringan bus adalah dapat mengalami gangguan dan juga kinerja yang memburuk pada bus, terutama ketika suatu jaringan mengalami laju data yang terlalu tinggi. Hal ini dapat membuat bus tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik ketika mengalami proses pengambilan data yang tinggi, sehingga dapat mempengaruhi kecepatan dan juga kualitas dari jaringan tersebut.

2.     Sulit untuk melakukan trouble shooting ketika terjadi masalah pada sistem jaringan yang menggunakan topologi bus
Topologi bus di dalam jaringan komputer cenderung sulit untuk dilakukan trouble shooting ketika terjadi masalah. Hal ini akan sulit untuk dipecahkan, karena pemasangan jaringan topologi bus yang cenderung rumit, dan butuh pengalaman serta jam terbang yang tinggi untuk bisa melakukan pemecahan masalah dari jaringan bus ini.

3.     Transfer rate akan menurun apabila tiap komputer membutuhkan akses data yang tinggi
Kelemahan berikutnya adalah menurunnya kecepatan dari transfer rate pada suatu jaringan komputer yang menggunakan topologi jaringan bus. Ketika ada salah satu komputer yang mebutuhkan daya akses data yang tinggi, maka hal ini akan berpengaruh pada kecepatan keseluruhan dari suatu jaringan komputer. Hal ini disebabkan karena sistem kabel seri yang digunakan, sehingga hal in idapat menyebabkan penurunan kecepatan dari keseluruhan jaringan

4.     Instalasi yang rumit
Kekurangan berikutnya adalah rumitnya instalasi dari jaringan komputer yang menggunakan teknologi topologi jaringan bus ini. Instalasi jauh lebih simple dan juga mudah apabila menggunakan topologi jaringan star.

5.     Tidak disarankan untuk penggunaan jaringan komputer dengan jumlah yang banyak dan waktu yang lama
Bagi anda yang ingin memiliki jaringan komputer, degnan jumlah client yang banyak, dan akan digunakan untuk waktu yang cukup lama, maka ada baiknya anda tidak memilih ntuk menggunakan topologi bus ini. Hal ini disebabkan karena jaringan komputer yang menggunakan topologi bus cenderung tidak efisien, apabila dibandingkan dengan topologi star. Maka dari itu, bagi anda yang ingin membuat suatu jaringan komputer dengan jumlah besar dan dalam jangka waktu yang lama, ada baiknya anda gunakan topologi jaringan komputer lainnya.

6.     Satu kabel putus atau rusak, mkaa akan berpengaruh kepada sistem jaringan lainnya.
Berbeda dengan topologi star, dimana salah satu kabel mengalami kerusakan atau putus, maka keseluruhan jaringan tidak akan mengalami gangguan. Justru pada topologi jaringan bus, apabila suatu kabel mengalami gangguan dan putus, maka hal ini akan mempengaruhi kondisi dari keseluruhan sistem jaringan. Satu kabel yang putus bisa membuat jaringan menjadi kacau, dan menyebabkan tiap komputer client atau user tidak dapat berkomunikasi satu sama lain.


Kelebihan Topologi Bus


Meskipun sudah ditinggalkan dan juga jarang sekali untuk diimplementasikan pada pembuatan sebuah jaringan komputer, namun demikian, ternyata jaringan komputer yang menggunakan implementasi dari topologi bus memilki beberapa kelebihan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari jaringan komputer yang dibangun dengan menggunakan topologi bus :
1.     Tidak membutuhkan banyak kabel
Kelebihan pertama dari jaringan komputer yang menggunakan topologi jaringan bus ini adalah dari unsur kabelnya. Ya, apabila dibandingkan dengan topologi jaringan star, maka topologi jaringan bus dalam pembentukan suatu jaringan komputer tidak membutuhkan kabel terlalu banyak. Paling tidak, dari segi instalasi, topologi jaringan bus pada suatu sistem jaringan komputer dapat menekan biaya untuk melakukan pembelian kabel.
2.     Apabila satu jaringan mengalami kegagalan, maka tidak akan berpengaruh pada seluruh jaringan
Kelebihan lainya dari topoologi jaringan bus dalam suatu sistem jaringan komputer adalah apabila suatu komputer mengalami kerusakan ataupun kegagalan dalam satu sistem jaringan, maka hal oinitidak akan mempengaruhi kinerja dari keseluruhan jaringan. Hal ini sama seperti kelebihan dari topologi star, yaitu, keseluruhan sistem hanya akan terganggu apabila komputer server mengalami gangguan.
3.     Tidak memerlukan hardware aktif, seperti hub dan juga switch
Dalam pengaplikasiannya, topologi jaringan bus tidak membutuhkan hardware atau perangkat keras yang sifatnya aktif, seperti hub dan juga switch. Jaringan dengan basis topologi bus hanya membutuhkan konektor untuk dapat saling menghubungkan kabel – kabel yang satu dengan kabel lainnya. Hal ini pun nantinya akan berpengaruh pada biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat jaringan yang memiliki dasar implementasi topologi bus.

Waktu yang tepat Menggunakan Topologi Bus

          Pada dasarnya, penggunaan topologi bus dalam suatu jaringan komputer dapat diaplikasikan untuk membantu memudahkan koneksi antar user atau client dengan server dalam satu jaringan dengan mudah. Hal ini terutama apabila satu server hanya ditugaskan untuk melayani sedikit client atau server. Maka dari itu, bagi anda yang mungkin ingin membangun suatu jaringna kecil yang memiliki traffic data standar dan tidak terlalu tinggi, maka topologi bus ini akan sangat cocok untuk anda aplikasikan, karena biaya yang cenderung lebih rendah, dan penggunaan kabel yang lebih hemat.

          Namun demikian, terkadang yang menjadi masalah adalah apabila terjadi gangguan pada jaringna yang menggunakan topologi bus ini. Gangguan akan sulit untuk dideteksi penyebab utamanya, karena jaringan komputer yang menggunaan sistem topologi bus ini tidak memiliki peralatan jaringan aktif seperti hub ataupun switch. Anda harus mencari dan menulusuri satu per satu dari jaringan agar dapat menemukan penyebab masalah yang muncul pada sistem jaringan tersebut.

         Itu adalah beberapa informasi lengkap mengenai topologi jaringan bus. Apabila melihat dari fungsinya, memang topologi jaringan bus kurang cocok untuk diaplikasikan dan juga diimplementasikan pada ruangan dengan jumlah komputer yang banyak, karena instalasinya yang cukup rumit. Mereka yang belum berpengalaman dalam membangun jaringan, bisa saja sulit dalam membangun jaringan komputer yang menggunakan topologi jaringan bus.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar